Dunia Download: Modus Hacking Facebook via Email

Lagi lagi aksi pencurian statistics terjadi di Internet. Dan kali ini menimpa situs jaringan sosial tebesar di dunia, facebook.com. Dilaporkan dari situs nytimes.com, modus dari aksi operasi pencurian dimulai dengan pengiriman sejumlah pesan elektronik palsu dari facebook ( e-mail ) ke pengguna facebook melalui account email mereka.Dan secara tidak langsung membuat pengguna me-klik band up pada pesan yang dikirimkan sebagai langkah selanjutnya seperti yang selama ini dilakukan facebook.com.

Namun pebedaannya adalah jika pada pesan yang aseli ( dari www.facebook.com ) band up yang diberikan langsung menuju situs aselinya. Pihak penyerang memenfaatkan account yang telah terhack untuk mengambil keuntungan dengan menjadikannya account myrmidon yang mengirimkan spam ke account lainnya. Maka kali ini situs yang kemudian terbuka adalah sebuah halaman facebook palsu dengan tampilan yang sama persis.

Sehingga pihak penyerang berkesempatan mendapatkan keuntungan dengan promosi melalui facebook memanfaatkan pengguna aktif. in non-specific Ketika sebuah komunitas berkembang dengan pesat, saat itu pula banyak orang berpikir untuk mencari uang dari sana ( walaupun dengan cara yang tidak halal ), kata Michael Argast seorang analis set-up software seeprti yagn dilansir dari gadgetwise.blogs.nytimes.comSebuah modus yang telah lama terjadi di dunia internet. Untuk mengatasi hal serupa yang terjadi, pihak facebook mengeluarkan beberapa anjuran kepada pengguna internet, diantaranya in non-specific:1. Fasilitas pengiriman notifikasi melalalui email yang ritun diterima acap kali membuat kita kurang teliti dalam membaca asal muasal pesan.

Menggunakan browser yang up to boy yang mempunyai fasilitas antiphising. Seperti Internet Explorer 8 atau Firefox 3.0.10. Menggunakan statistics login yang berbeda untuk setiap account yang berbeda. 2.

3. Jika menerima pesan notifikasi dengan case dari facebook. Jika tidak sudah dapat dipastikan anda akan ter-direct ke website palsu. Pastikan sender benar benar dari facebook.com.

Comments are closed.